Laman

clock

Sabtu, 24 Desember 2022

selamat hari ibu

Selamat hari ibu, untuk diriku

untuk aku yang telah kuat menjadi seorang ibu. 

kamu hebat, kamu mengeluh namun tetap bertahan. 

terimakasih untukmu, liza nopriza. 


dan lagi, aku mengeluh hari ini. 

aku merasa aku terlalu baik. malah amat terlalu baik. Aku terlalu menuntut diriku untuk mengikuti norma dan memahami perasaan oranglain. Dasar aku. 

Aku lelah, aku tak ingin mudik ke pagaralam. 

aku ingin liburan ke jakarta, atau hotel lainnya untuk menenangkan diri. 

menarik diri dari hiruk pikuk dunia. 

aku terlalu letih untuk menyebrang dan mudik, tapi.. ada rasa dan perasaan berdosa dalam diri ini jika tidak mudik. Aku merasa kejam terhadap mertuaku, merasa bersalah terhadap mereka. Walau sedikit, aku juga ingin mengelus nisan suamiku, mengenalkan adzra pada abinya. Meskipun begitu, masalah ziarah ini tidak terlalu membebaniku, karena bagiku sudah cukup untukku berdoa dan mengajarkan adzra untuk berbakti setiap waktu mengirimkan doa untuk abinya. 

aku merasa bersalah jika tidak mudik, merasa seperti aku tidak berbakti kepada suamiku karena mengabaikan perasaan keduaorangtuanya. 

iya, seharusnya jika bertemu mereka bisa datang saja ke bangka. Menemui cucu mereka. Tapi aku yang berprofesi sebagai seorang pembaca manusia, tak bisa begitu saja mengabaikan harapan mereka. Meski terkadang harapan mereka itu menyakitiku, mengabaikanku, membuatku terluka. Hanya dengan mengenang bahwa aku dan suamiku, anak mereka memiliki visi dan misi ketika menikah, mengenang bermilyaran kasih sayang yg diberikan suamiku, anak mereka. Membuatku merasa bersalah dan bertanggungjawab atas mereka. 

aku tau ini salah. makanya kusebut diriku terlalu baik. Terlalu Bertanggungjawab atas hal yang sudah sepatutnya bukan lagi tanggungjawabku. Aku hanya penghubung, tapi aku seolah terus harus mewujudkan hal-hal yang pernah aku dan suamiku ceritakan. 

entah diriku yang mana kali ini yang akan menang.

kuharap, kamu lebih mengerti dirimu liza. 

tidak mengapa beristirahat sekarang,waktunya juga belum tepat untuk adzra.

tidak mengapa kejam dan menutup telinga hingga beberapa waktu

menebalkan hati dan menjalani hari yang kamu mau.

kuharap, kamu memutuskan dengan baik.



note : aku ingin berbincang tentang ini dengan seseorang, tapi aku tak menemukan orang yang tepat 

Jumat, 09 Desember 2022

ketika semua bertanya, kapan?

Dua hari ini sudah, 

Aku gelisah. Mereka mempertanyakan " kamu kapan? ", " kamu pernah dan terpikirkan tidak untuk menikah, kembali ? " kata mereka dengan penekanan pada kata kembali. 

aku menjawab dengan jujur. "Aku terpikirkan, aku ingin menikah kembali, tapi saat ini aku tidak menemukan orang yang sesuai. sosok yang mampu ku percaya dan pas dihatiku".  

mereka jawab. "Alhamdulillah". 

dan setelah itu, hatiku terasa sakit. Aku ingin menikah kembali. aku merasa kasihan pada diriku sendiri... Aku melihat seorang wanita hamil, aku teringat akan hangatnya belaian tanganmu diperutku bi. Usapan tanganmu di kepalaku. Pelukan dan perhatianmu yang sangat membahagiakanku. 

lalu setelah itu diperjalanan aku melihat seorang wanita muda didampingi seorang laki-laki mendorong bayinya di Stroller. Hatiku perih, mengingat aku yang seorang diri mendorong buah cinta kita tanpa aku bersamamu bi. 

semua berkilas balik dan aku merasa benci. aku benci dengan diriku yang melalui semuanya tanpamu. Aku merasa menyedihkan, aku ingin merasakan semuanya denganmu. 

saat tiba dirumah, Buah hati kita yang tumbuh pesat berkembang dengan cerdas dan ceriwis. Setiap celotehannya membuat hatiku tersentuh bahagia. Tapi aku, membayangkan kamu yang mendengarnya. Aku membayangkan ekspresimu saat mendengar celotehannya. Aku membayangkan kamu yang bergulat dengan buah hati kita. Membayangkan kita bertiga yang bermain bersama penuh canda tawa. Kamu dengan tingkah konyolmu, anak kita yang jenaka, dan aku yang aneh. Bukankah akan sangat menyenangkan dan konyol?. Kurasa kita akan jadi keluarga jenaka yang menyenangkan. 

Kamu, yang pastinya akan selalu sedih melihatku mendidik anakmu dengan tegas. Kamu yang tidak tegaan dengan anakmu. Kamu yang akan selalu bermain dengan anakmu. Aku tau itu, aku tau kamu, karna waktuku denganmu tidaklah singkat. 

Bayangkan betapa teriris dan pedihnya hatiku dua malam ini. Bahkan saat aku mengetik ini sambil melihat anakmu berjalan berlari kesana kemari dengan senyum polos dan mata berbinar-binar seraya memonyongkan bibirnya, air mataku berembun. ingin kamu melihat apa yang aku lihat. Ingin kamu merasakan apa yang aku rasakan. Ingin kamu disini juga. 

INGIN KAMU DISINI. 



Senin, 28 November 2022

biarkan aku

aku, bernyanyi. 

menghayati meresapi lirik yang menyatu ke hati. 

kamu tak hilang, takkan hilang dalam kenangan. 

kamu takkan pernah terhapuskan

kamu pergi, bukan berarti aku tak bisa mengingatmu lagi. 

kepergianmu, kamu dan kenanganmu. Bukan untuk dilupakan. 

aku bisa menjalani hari, tanpa harus melupakanmu

kepergianmu bukan untuk dilupakan. 

bukan untuk memutus semua kenangan


tapi kenapa, 

semua seolah ingin aku melupakan

aku sakit karna dipaksa untuk memutus kenangan

yang tak mungkin bisa manusia lakukan

aku punya ingatan

aku punya perasaan

aku manusia normal dengan kenangan

biarkan aku mengenang, 

biarkan aku menyimpan

biarkan aku mengingat

biar aku memeluk hati yang pernah sempurna ini. 


" korbankan diri dalam ilusi

hilangkan rindu yang membelenggu

membuang waktu bersama mimpi

walaupun sepi takkan berlalu. 

pada malam ku titipkan salam untuk dirimu yang aku sayang" 



Sabtu, 12 November 2022

3 tahun

9 November 2022
tiga kali sudah aku melewati hari kelahiran tanpa kamu bi. 
dua tahun pertama kulalui dengan luka yang teramat parah. Tahun ini, aku lebih dapat membalut luka. Tak sepenuhnya pulih terobati, tapi setidaknya luka itu tak lagi menganga dan berdarah. 
satu tahun terakhir benar-benar membuatku mampu berdiri. 
aku tak sendiri lagi satu tahun terakhir.
 
biro yang mulai membuatku sibuk
orang-orang himpunan yang mengajakku untuk turun lapangan, perlahan menumbuhkan kepercayaan diriku. Mengasah dan mempoles kemampuanku. Aku kembali yakin dan menemukan semangat bahwa aku masih bisa diandalkan. Aku masih bisa berdiri dan menyampaikan. Aku masih diharapkan dan bantuanku sangat berarti. 

para pasien dan klien yang mulai berdatangan dan meminta bantuan, membuatku yakin aku bisa membantu meskipun sedikit dan sekedar edukasi.

keluarga yang tak lagi membantuku secara materi dan bahkan mulai menganggapku mandiri, membuatku yakin aku bisa hidup seperti terdahulu lagi. aku mandiri dan cukup percaya diri. 

guru-guru les yang hadir setiap hari selayaknya keluarga bagiku sekarang bi. Mempersiapkan kegiatan mereka, memberikan arahan agar sesuai visi misi, menjaga kekompakan mereka, membimbing dan menyesuaikan diri dengan mereka, sungguh tidak mudah bi. Tapi mereka membuat hidupku berwarna. hadirnya mereka membuatku pusing kepala, tertawa, sedih, tertekan, bahagia. semuanya menyatu. Belajar dari mereka bagaimana memahami dan memimpin untuk waktu yang lama. berterimakasih untuk mereka karena mau menerima pimpinan sepertiku. aku berharap bisa memberikan keadilan dan rezeki mereka sesuai dengan kemampuan mereka tanpa aku dipenuhi emosi negatif. 

dan ya,
aku yang kemarin-kemarin menangis karena merasa sendiri, 
sangat berterimakasih dengan mereka yang mau merayakan hari lahirku bersama bi.
tertawa dan saling berkisah. 
sungguh mengobati luka hari ulangtahun tanpamu. 

meskipun pada malam harinya, 
aku mengulang-ngulang ucapan ulangtahun darimu
meskipun aku menangis tersedu-sedu karena ketidakhadiranmu
tapi tahun ini jauh lebih baik. 

dan malam hari tanggal 8, aku bermimpi
ingin mendatangi kamu, mengatakan kepadamu untuk jangan lagi menghilang dan menggantungkan hubungan kita. 
aku bermimpi ingin mengatakan kepadamu, aku merasa dipermainkan olehmu. aku ingin kamu untuk menyudahi saja hubungan kita, karena kamu yang menggantungkan dan tak berani menemuiku. 
tapi di mimpi itu, aku tak bisa mengatakan itu secara langsung kepadamu, 
karena kamu tak pernah mau menemuiku. 
kamu menghindariku. 
sementara aku mencarimu kemana-kemana. 

yah, aku agak terobsese denganmu bi. 
kuharap, aku bisa menemukan orang yang jauh lebih baik darimu di dunia ini. 
tidak untuk menggantikanmu, 
tapi untuk bersamaku mengobati lukaku. 


meskipun saat ini aku selalu bersikeras kamu jodohku, dan hanya kamu. 
tapi aku berharap aku sadar diri dan perlahan melepaskan 

kuharap, kamu dan aku bisa saling memahami usia jodoh kita yang memang telah berakhir. 

dan yah, 
doaku tahun ini
semoga allah berikan usia yang panjang, kesehatan lahir dan batin untukku dan adzra. 
agar aku bisa menyaksikan dengan mata dan kepalaku sendiri... membimbing Adzra tumbuh, berkembang dan berproses hingga ia memiliki keluarganya sendiri. 
semoga allah berikan usia yang barakah dan kemampuan untukku dan adzra menghadapi masalah. 
Aaamiin. 

Sabtu, 15 Oktober 2022

percayaku

 tuhanku..

jika memang engkau izinkan..

kirimkanlah aku seorang malaikat pelindung

yang mampu melindungiku dan anakku

dari rasa sepi yang merajam waktu

dari rasa lelahnya mencari nafkah

kirimkanlah seorang malaikat pelindung

yang mampu berdiri didepan menjadi imam untukku dan anakku 

yang mampu memeluk kami dikala gundah datang tak menentu

yang mampu menghapus airmata rindu dengan penuh kesabaran

yang mampu menyayangiku dan menjadikanku ratu


jika memang akan kau kirimkan kembali,

ku harap dia yang menemaniku dan membantuku dengan penuh kesabaran

izinkan kami sekeluarga sehat jiwa raga dan memiliki umur yang lebih panjang. 


tuhanku, 

Allahku, 

aku masih percaya, apapun yang KAU ambil, akan digantikan dengan yang lebih baik. 

maka aku meminta, kirimkanlah yang menurutMu lebih baik untukku dan anakku  Ya Allah. 


aku tak sempurna, aku penuh dosa, aku penuh kekurangan. 

tapi aku takkan malu untuk meminta yang terbaik ya Allah. 

hatiku warna biru

 aku rindu perasaan dicintai

aku rindu perasaan dirindukan

aku rindu tenangnya sebuah tepukan

aku rindu nyamannya sebuah pelukan

aku rindu teduhhnya sebuah bahu untuk sandaran

aku rindu menangis keras dan ditenangkan

aku rindu diperhatikan

aku rindu ucapan cinta dan sayang

aku rindu kata yang membuatku tersenyum berjam-jam

bahkan aku tak bisa mengontrol rindu ini. 

i miss u

i love u

sudah makan?

sedang apa?

bagaimana hari ini?

apa yang akan kamu lakukan esok?

capek ya?

sudah baikan?

sayang aku gak?

aku sayang kamu

maaf ya,

adzra sehat?

adzra hari ini ngapain ?

adzra sudah bisa apa?

besok kita jalan ya, 

iya besok kita makan itu ya,



aku ingin mendengar dan melakukan semua itu. 

tapi tak mudah

ku sedih

sangat sedih

hatiku warna biru

Jumat, 14 Oktober 2022

single parents

 Takdir membawaku menjadi seorang pejuang sendirian. 

Tidak mudah. malah terasa amat sangat berat. 

Bukan karena kehadiran ananda, tapi aku yang bermasalah. 

Emosiku seringkali tak stabil. yah, memang aku jarang dan mengerem diriku untuk tak melampiaskannya ke buah hati, Meskipun begitu, aku tetap menghakimi diriku dan merasa lelah. 

sesedikit-dikitnya pekerjaanku dan sebagaimanapun aku mengatur waktu, sebagaimanapun aku berbagi dengan bibi keluargaku, aku tetap merasa tak ada tempat untukku berbagi pekerjaan dan hati. 

yah, aku butuh sandaran. 

atau emosiku yang mengharapkan sosok pelindung untuk bermain bersama anakku. 

tak mudah untukku mengelola emosiku.

mengabaikan empatiku ketika harus menitipkan buah hatiku seharian dihari tertentu.

menutup telinga dari cemoohan orang yang menyalahkanku karena menitipkan buah hatiku. 

aku harus bekerja untuk mencukupi kebutuhan dan keinginanku. 

inginku?

aku ingin tak lagi bergantung pada keluargaku, secara ekonomi. 

aku ingin berdiri mandiri.

tapi, setelah menjadi seorang ibu, stamina badanku menurun drastis

emosiku seringkali tak terkendali

pikiranku berat dan sakit tak menentu. 

jangan tanyakan kakiku, 

ntah karena aku yang terlalu rajin dan baik hati

atau aku terlalu memikirkan cuan yang kudapat

hingga aku harus menderita penyakit kaki. 

tidak parah memang. 

tapi cukup untuk membuatku kesulitan berjalan setiap harinya. 


tak mudah untuk menjadi single parents dan merencanakan agenda tumbang dengan seabrek kegiatan untuk cuan. 


pada akhirnya, aku harus tetap berjuang. karena adanya dia.. membuatku lebih semangat untuk menjalani hidup. 

dan..

= terimakasih untuk diriku, tetap semangat mengelola emosi ya diriku=