Selamat hari ibu, untuk diriku
untuk aku yang telah kuat menjadi seorang ibu.
kamu hebat, kamu mengeluh namun tetap bertahan.
terimakasih untukmu, liza nopriza.
dan lagi, aku mengeluh hari ini.
aku merasa aku terlalu baik. malah amat terlalu baik. Aku terlalu menuntut diriku untuk mengikuti norma dan memahami perasaan oranglain. Dasar aku.
Aku lelah, aku tak ingin mudik ke pagaralam.
aku ingin liburan ke jakarta, atau hotel lainnya untuk menenangkan diri.
menarik diri dari hiruk pikuk dunia.
aku terlalu letih untuk menyebrang dan mudik, tapi.. ada rasa dan perasaan berdosa dalam diri ini jika tidak mudik. Aku merasa kejam terhadap mertuaku, merasa bersalah terhadap mereka. Walau sedikit, aku juga ingin mengelus nisan suamiku, mengenalkan adzra pada abinya. Meskipun begitu, masalah ziarah ini tidak terlalu membebaniku, karena bagiku sudah cukup untukku berdoa dan mengajarkan adzra untuk berbakti setiap waktu mengirimkan doa untuk abinya.
aku merasa bersalah jika tidak mudik, merasa seperti aku tidak berbakti kepada suamiku karena mengabaikan perasaan keduaorangtuanya.
iya, seharusnya jika bertemu mereka bisa datang saja ke bangka. Menemui cucu mereka. Tapi aku yang berprofesi sebagai seorang pembaca manusia, tak bisa begitu saja mengabaikan harapan mereka. Meski terkadang harapan mereka itu menyakitiku, mengabaikanku, membuatku terluka. Hanya dengan mengenang bahwa aku dan suamiku, anak mereka memiliki visi dan misi ketika menikah, mengenang bermilyaran kasih sayang yg diberikan suamiku, anak mereka. Membuatku merasa bersalah dan bertanggungjawab atas mereka.
aku tau ini salah. makanya kusebut diriku terlalu baik. Terlalu Bertanggungjawab atas hal yang sudah sepatutnya bukan lagi tanggungjawabku. Aku hanya penghubung, tapi aku seolah terus harus mewujudkan hal-hal yang pernah aku dan suamiku ceritakan.
entah diriku yang mana kali ini yang akan menang.
kuharap, kamu lebih mengerti dirimu liza.
tidak mengapa beristirahat sekarang,waktunya juga belum tepat untuk adzra.
tidak mengapa kejam dan menutup telinga hingga beberapa waktu
menebalkan hati dan menjalani hari yang kamu mau.
kuharap, kamu memutuskan dengan baik.
note : aku ingin berbincang tentang ini dengan seseorang, tapi aku tak menemukan orang yang tepat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar