sejauh apapun aku melangkah..
langkahku selalu terseok nelangsa..
beban pikiran yang ku tantang...
selalu ingin berpulang...
bagaimana senyumku terlukis
hanya sisa cat keabadian
yang sebenarnya kanvas itu ternoda
selalu dan selalu
merintih dalam sepi
selalu dan selalu
menangis meminta diri
semburat yang terkadang mengiba
ketika diri terluapkan dalam asap
ketika ada di abaikan...
dan sejauh apapun itu..
sedikit pilu dalam kepalsuan ini sementarasiapa yang tahu hati
rinduku tetap memanggil...
pulang ke kotaku..
kepangkuan mereka..
palembang 09 april 2014
hanya insan biasa istri dari Ozi Agustra Ummi dari Alfatih El Adzra hanya ingin berbagi rasa, untuk lebih kuat di dunia ini.... menemani adzra hingga masanya nanti diary manusia kosong berjejak
Selasa, 08 April 2014
cepet sembuh kakak
ingin pulang..
sedih rasanya disini..
sementara kakakku terbaring di sana...
mendengar cerita mereka..
tentang menyedihkannya keadaan kakak..
membuatku tak mampu tuk menahan hasrat rinduku..
ingin pulang..
sekedar memberi semangat..
sekedar memastikan beliau akan baik-baik saja..
membayangkan betapa sakutnya yang ia rasakan..
membuatku tak sanggup berjalan..
Allah...
gugurkanlah dosa-dosa kakakku karena sakit yang di deranya..
dan sembuhkanlah kakakku ya Rabb...
ingin ku mendengar cerita dari mereka..
"kak is l sembuh"
"kak is kuat makan"
'kak is penyengit lah"
"kak is timbangan e naek '
"kak is cemni, kak is cem tu"
bukan lagi tentang kak is yang di infus..
bukan lagi tentang kak is yang pucat..
yang badannya drastis menurun..
yang katanya bernapas pakai alat bantu..
aku ingin pulang..
semua keluarga selalu bergantian melihatnya,
aku juga ingin..
kakak...
aku sayang kamu...
walaupun kamu terkadang sangat menyakitkan..
tapi kamu selalu bisa membuatku tenang..
membuatku merasa indah dengan kehadiran kalian..
kak yan, kak is, ayuk, adek,,
aku sangat sayang kalian..
cepet sembuh..
kakak T.T
sedih rasanya disini..
sementara kakakku terbaring di sana...
mendengar cerita mereka..
tentang menyedihkannya keadaan kakak..
membuatku tak mampu tuk menahan hasrat rinduku..
ingin pulang..
sekedar memberi semangat..
sekedar memastikan beliau akan baik-baik saja..
membayangkan betapa sakutnya yang ia rasakan..
membuatku tak sanggup berjalan..
Allah...
gugurkanlah dosa-dosa kakakku karena sakit yang di deranya..
dan sembuhkanlah kakakku ya Rabb...
ingin ku mendengar cerita dari mereka..
"kak is l sembuh"
"kak is kuat makan"
'kak is penyengit lah"
"kak is timbangan e naek '
"kak is cemni, kak is cem tu"
bukan lagi tentang kak is yang di infus..
bukan lagi tentang kak is yang pucat..
yang badannya drastis menurun..
yang katanya bernapas pakai alat bantu..
aku ingin pulang..
semua keluarga selalu bergantian melihatnya,
aku juga ingin..
kakak...
aku sayang kamu...
walaupun kamu terkadang sangat menyakitkan..
tapi kamu selalu bisa membuatku tenang..
membuatku merasa indah dengan kehadiran kalian..
kak yan, kak is, ayuk, adek,,
aku sangat sayang kalian..
cepet sembuh..
kakak T.T
Sabtu, 29 Maret 2014
ketika kamu menemukanku..
surat cinta untuk calon suamiku
Suatu hari jika kamu menemukanku sebagai istrimu, satu hal yang pertama
kali ingin aku sampaikan. Satu hal yang aku ingin agar kamu tahu, paham, dan
selalu ingat. Bahwa aku, tidak bisa membaca pikiranmu. Aku bisa memahamimu
hanya jika kamu menunjukkan kepadaku apa yang harus aku pahami. Kita berdua
dahulunya orang yang saling tidak mengenal bukan? Jika suatu hari aku belum
paham tentang jalan pikiranmu, perasaanmu, persepsimu terhadap sesuatu,
keinginanmu. Tolong bersabar, pemahaman butuh waktu. Jika kau bersabar, aku
akan setia belajar.
Suatu hari jika kamu menemukanku sebagai isterimu, satu hal yang aku minta
kepadamu. Support, dukungan, motivasi, sudut pandang positif,
afeksi. Apapun itu istilahnya. Yang aku inginkan bahwa kamu paham, aku juga
manusia biasa yang kadang lemah, kadang murung, bad mood, down,
kecewa, putus asa, kadang bisa kesal dan marah. Dan jika itu terjadi, aku ingin
kau selalu hadir disisiku. Nyata ataupun maya. Membantu memperbaiki moodku,
meluruskan niatku, memotivasi jiwaku, meredakan amarahku, menerangi
kebingunganku. Sekecil apapun itu, aku akan sangat berterima kasih.
Jika suatu hari nanti kamu menemukanku sebagai isterimu, jangan pernah
mengatakan ‘kamu kan psikolog!, harusnya…”. Aku tahu tentang
perkembangan manusia, perkembangan yang berakibat baik dan buruk. Jika
perkembangan itu dimulai dari masa dewasa, masa ketika aku kuliah Psikologi.
Maka aku yakin aku bisa menjadi manusia yang sempurna untukmu. Tetapi sayang,
perkembangan manusia itu dimulai dari sejak kita bayi. Tentu aku mengalami
masa-masa buruk, masa-masa yang tidak terlalu mendukung perkembanganku.
Masa-masa yang kadang traumatis dan menyedihkan. Masa-masa yang
menyisakan unfinish business dan memberi bekas padaku
hingga saat ini. Jangan pernah katakan ya?
Jika suatu hari kau menemukanku sebagai isterimu. Maukah kau mendengarkan
konsep-konsep kehidupan berumah tangga yang aku pelajari dan aku pahami?
Mendengarkan saja dulu. Tentang komunikasi yang akan kita terapkan, tentang
fungsi dan peran masing-masing diri dalam rumah tangga, tentang aturan-aturan
yang harus kita jaga dan patuhi. Dan yang paling utama adalah bagaimana kita
mengkonsep dalam mendidik anak. Tentu aku punya pertimbangan secara psikologis
dalam semua hal itu. Untuk itu aku membutuhkanmu untuk mendengarkan. Karena aku
paham, yang menjalani rumah tangga ini bukan aku, tapi kita. Pun ketika kamu
memiliki konsep konsep yang lain, aku sangat mau untuk mendengarkannya.
Jika suatu hari kau menemukanku sebagai isterimu nanti. Tolong jangan
terganggu dengan orang-orang yang senang curhat kepadaku. Mereka yang menelpon
tengah malam, yang tiba-tiba datang kerumah. Diantara mereka ada yang mungkin
klien yang tidak aku kenal. Namun, diantara mereka mungkin juga
teman-temanku sendiri. Diantara mereka, ada yang perempuan juga ada laki-laki.
Untuk kau tahu, jika dalam dunia psikologi ada kode etik yang tidak boleh
mencampurkan urusan pribadi dengan masalah klien, tetapi jika klien itu teman
sendiri? Atau teman sendiri yang tidak mendaftar resmi sebagai klien tetapi
meminta nasihat sebagai teman yang kebetulan psikolog? Maka tolong
bersabar, jangan terganggu. Aku ingin kamu selalu ada disitu, untuk selalu
mengingatkanku.
Jika suatu hari kamu menemukanku sebagai isterimu. Bolehkah aku tinggal
dirumah saja? Mendirikan biro konsultasi dengan klien yang sangat terbatas sebagai
janji profesiku, karena Aku ingin selalu hadir dalam setiap perkembangan
anak-anak kita. Aku ingin selalu ikut campur dalam mengajari moral, emosi,
sosial dan intelektual. Bolehkah aku menjadi guru utama anak-anak
kita? Maksudku, mungkin ini sedikit ekstrim. Bolehkan anak-anak kita sekolah di
rumah saja? Bersamaku? Jika nanti anak-anak kita berontak dan ingin bersekolah
bersama teman-temannya, bisa kita pertimbangkan bukan untuk menyerahkan seluruh
perkembangan anak ke lembaga sekolah, tapi hanya untuk perkembangan sosial
saja. Aku tidak terlalu berhasrat memiliki anak brilian. Sorry for that.
Aku sangat berhasrat agar anak kita memiliki kematangan emosi dan pertimbangan
moral yang baik. Aku sudah mempelajari caranya, itu bisa dilatih. Tentu dengan dukungan
dan restumu. Jika nanti anak kita tumbuh brilian, itu adalah bonus dari Allah.
Jika kamu menemukanku sebagai isterimu, ketika kita memiliki anak-anak
kecil dan remaja, bolehkan kita tinggal di pinggir kota saja? Tidak masalah
tinggal di tempat seperti apa. Kota, bagiku tidak baik untuk perkembangan
sosial anak kita.
Jika suatu hari kau menemukanku sebagai isterimu, aku ingin kita selalu
memiliki waktu, untuk saling memeluk dan diam untuk beberapa saat. Agar aku
selalu merasakan keberadaanmu, kaupun selalu merasakan keberadaanku. Dan
merasakan detak jantung kita menjadi satu.
psikolog juga manusia
salam hangat..
istrimu...
mereka itu
ah, lagi-lagi aku di buat kagum..
di zaman yang serba wah..
serba teknologi..
serba modernisasi..
serba serbu alias serba lima ribu ini..
masih ku temukan pangeran-pangeran ( cieee..hahahha)
dengan lilitan sorban (yg pastinya tak terlihat..wkwkw)
hehe sedikit lebay membahana nih kata-kata.
tapi bener sih,
kagum banget, ketika di zaman ini laki-laki dan wanita
sibuk memadu kata, menyatukan cinta..
tanpa perduli akan adzan,
tanpa perduli akan wudhu..
tanpa perduli malam jumat..
tanpa perduli sang pencipta..
masih ada mereka...
yang selalu perduli dengan itu semua..
dan yang lebih bikin aku tuh tambah klenger...
wajah mereka tu juga..
yah gak kalah lah ama model-model,,,
wah kurang apalagi coba..??
kalo jelek trus imannya kuat, mungkin udah biasa..
mungkin gak terlalu wah buat cewek-cewek (asli-cewek tu juga pasti liat dari wajah..wkwkwkk)
nah ini??
sudahlah ganteng...
agama mendekati sempurna..
huwaaaaa ...iri banget !!!
yang diheranin tuh yah,
kalo cowok, sudahlah jelek, eeeeeeh agamanya jeblok pula..
wuiih rasanya kasian abis deh ama tuh cowok..wkwkwkk ( dilarang keras kesinggung!!!)
rasanya kalo liat mereka..
para pangeran wudhu..
rasa kagum, penasaran, hormat, bangga,
itu muncul dengan sendirinya..
alangkah indahnya menjaga agama..
di usia muda yang notabene penuh dengan hasrat..
ya allah...
semoga nanti Engkau berikan kepadaku..
orang yang tulang rusuknya ada padaku...
seorang lelaki..
yang menjaga agamanya..
yang senantiasa membimbingku kejalanmu...
yang selalu merengkuhku kehadapanmu..
semoga dia..
calon suamiku..
dimanapun dia berada...
selalu dalam wudhu-Mu ya Allah...
selalu dalam munajat kepada-Mu..
aamiin... Ya Rabbal Allamin,,,
di zaman yang serba wah..
serba teknologi..
serba modernisasi..
serba serbu alias serba lima ribu ini..
masih ku temukan pangeran-pangeran ( cieee..hahahha)
dengan lilitan sorban (yg pastinya tak terlihat..wkwkw)
hehe sedikit lebay membahana nih kata-kata.
tapi bener sih,
kagum banget, ketika di zaman ini laki-laki dan wanita
sibuk memadu kata, menyatukan cinta..
tanpa perduli akan adzan,
tanpa perduli akan wudhu..
tanpa perduli malam jumat..
tanpa perduli sang pencipta..
masih ada mereka...
yang selalu perduli dengan itu semua..
dan yang lebih bikin aku tuh tambah klenger...
wajah mereka tu juga..
yah gak kalah lah ama model-model,,,
wah kurang apalagi coba..??
kalo jelek trus imannya kuat, mungkin udah biasa..
mungkin gak terlalu wah buat cewek-cewek (asli-cewek tu juga pasti liat dari wajah..wkwkwkk)
nah ini??
sudahlah ganteng...
agama mendekati sempurna..
huwaaaaa ...iri banget !!!
yang diheranin tuh yah,
kalo cowok, sudahlah jelek, eeeeeeh agamanya jeblok pula..
wuiih rasanya kasian abis deh ama tuh cowok..wkwkwkk ( dilarang keras kesinggung!!!)
rasanya kalo liat mereka..
para pangeran wudhu..
rasa kagum, penasaran, hormat, bangga,
itu muncul dengan sendirinya..
alangkah indahnya menjaga agama..
di usia muda yang notabene penuh dengan hasrat..
ya allah...
semoga nanti Engkau berikan kepadaku..
orang yang tulang rusuknya ada padaku...
seorang lelaki..
yang menjaga agamanya..
yang senantiasa membimbingku kejalanmu...
yang selalu merengkuhku kehadapanmu..
semoga dia..
calon suamiku..
dimanapun dia berada...
selalu dalam wudhu-Mu ya Allah...
selalu dalam munajat kepada-Mu..
aamiin... Ya Rabbal Allamin,,,
Senin, 24 Maret 2014
ganbatte
malam ini sepi-sepian lagi...
temen-temen pada gag ada..
sibuk semua..
mungkin aku ganggu mereka...
malah ada yang bilang kata-kata gak enak banget..
tapi yah sudahlah..
emang gak bisa marah..
emang aku yang ganggu mereka kok...
untungnya aku dipinjemi karin buku komik.
30 buah...
tapi gak gratis,
aku harus bayarin dia makan bakso,,
baek banget dah si karin..
baek kalo ada maunya,,,
hahahha
tapi bosan juga sih kalo baca terus..
hari ini aku udah baca 10 komik...
bosan,,,
pegang buku melulu..
pengen juga ketawa baca sms..
bukan komik mlulu..
hahaha
udahlah..
terkadang sepi itu memang merajam
tapi mau gimana lagi...
harus dicoba memandang dari segi yg berbeda..
hehhe
ganbatte eo zha...
temen-temen pada gag ada..
sibuk semua..
mungkin aku ganggu mereka...
malah ada yang bilang kata-kata gak enak banget..
tapi yah sudahlah..
emang gak bisa marah..
emang aku yang ganggu mereka kok...
untungnya aku dipinjemi karin buku komik.
30 buah...
tapi gak gratis,
aku harus bayarin dia makan bakso,,
baek banget dah si karin..
baek kalo ada maunya,,,
hahahha
tapi bosan juga sih kalo baca terus..
hari ini aku udah baca 10 komik...
bosan,,,
pegang buku melulu..
pengen juga ketawa baca sms..
bukan komik mlulu..
hahaha
udahlah..
terkadang sepi itu memang merajam
tapi mau gimana lagi...
harus dicoba memandang dari segi yg berbeda..
hehhe
ganbatte eo zha...
Jumat, 21 Maret 2014
sifat yg membingungkan
entah sejak kapan sifat ini dimulai
mungkin memang terdengar bagus,,
tapi rasanya aku sedikit tertekan dengan sifat ini..
sifat yang cengeng..
yang begitu mudahnya menangis..
sifat yang gag bisa bilang ke seseorang
kalo aku tuh benci ama dy
marah ama dy
aku sakit di gini in, di gituin ama dy..
gak ama orang tua, pacar-ups mantan pacar ding, temen, keluarga, semuanya lah
cuma bisa cerita sama temen sambil nangis
dan
mau diulang berapa kali pun episode cerita itu
aku tetep nangis..
rasanya aku terlalu menggunakan perasaanku..
trus sifat yang gak tau namanya apa
sifat yg refleks aja senyum
padahal baru aja 10 menit yang lalu maki-maki orang itu
marah ama orang itu
dendem ama orang itu
eh pas kemudian dijalan
refleks aja nih bibir senyum
ntar klo irangnya udah lewat
baru deh nyesel kenapa senyum-senyum...
dulu waktu pacaran, pacar aku pernah ngomong..
kok aku bisa sih maafin mantan pacar aku yang udah jelas-jelas jahatnya gag ketulungan buatku..
malahan tuh mantan, udah jelas dia yg salah,
malah 1 tahun gag mau teguran ama aku..
nah akunya tetep aja senyumin dia
walaupun tau gag bakal dibales dy
tetap aja negur..
gilaaaaaaa..
lha wong aku juga gag tau refleks aja gitu..
dan gak tau kenapa
akhirnya aku pasti lupa deh kenapa sih aku bisa marah orang
aku pasti lupa deh hal jahat apa yg orang lakuin buat aku
trus nanti aku mikir
knapa aku dulu harus marah?
kan masalahnya gag sakit-sakit amat..
gila amat deh diriku dan sifatku..
yah kalo boleh dibilang
terlalu pemaaf...
pernah waktu di hipnotis..
ditanya kesel gag ama temen *merek*
yah alam sadarku jujur aja jawab iya kesel
terus di anjurin gini ama si hipno nya
yah udah deh ungkapin aja kekeselannya kamu
bilang apa yg kamu gag suka,
bilang marah ungkapin emosi dihati kamu..
aku nya malah diem,
trus bilang, gak mau, gak enak,,
wuiih apdahal rasanya itu kesempatan yg bagus buat ngungkapin rasa di hati..
tapi rasanya gag tau,
hati kecilku bilang...
~udah lah, gak pantes kamu marah-marah..
gak ada gunanya juga kamu marah sama dia
kasian dia..
nanti dia sakit kalo tau kamu kesel ama dy
kasihanlah dy..~
kalo di pikir-pikir skrg
kok bisa yah aku gitu
padahal pengen juga sih melepasin rasa
tapi kalo udah waktunya
akunya malah diem
huwaaaaa
bingung ding ama sifat ini
but
mudah-mudahan aja sifat ini membawa berkah
aamiin ya rabb
-selalu bersyukur kepada Allah, sifat apapun yg diberikan, aku percaya itu berkah-nya-
aku
ada sebuah kata yang bilang..
jiwa itu butuh pengerefleksian..
its means, setiap orang itu butuh sesuatu yang menjadi tempat pelampiasan..
tempat curhat, tempat sampah nya hati..
hehehe
secara kejiwaan itu memang benar dan di akui..
hati yang gundah gulana senang atau bahagia
harus di refleksikan..
di bagi..
wuih apalagi kalo sedih
pastinya butuh penampungan...
pastinya butuh tempat sampah untuk mengeluarkan semuanya..
baik itu penampungan berupa manusia, kertas, tulisan, lisan,
atau apalah..
tapi gak bagi aku..
aku memang butuh tempat sampah..
tapi ntah kenapa rasanya begitu berat untuk percaya sama yang namanya manusia
enakan bicara sama keyboard..
nangis bareng layar berukuran 30x17 cm ini...
hehhe
gak tau knapa, klo cerita sedih tu rasanya sulit banget dibagi..
mendingan aku simpen aja sendiri..
walau sebenarnya aku tau sakit rasanya buat nyimpen itu semua sendiri..
jalan terpendek hanyalah cerita ama layar ini..
itupun kadangkala ku buat sedemikian abstrak..
ceritanya gak jelas amat..
biar gag ada yg tau jelas, kecuali gue...hehehe
kadangkala dalam tangisku
aku pengen teriak, pengen cerita
tapi kalo dah ketemu orang lain
rasanya sangat memalukan untuk ku ceritakan
yah, pengen berbagi
cuma bisa lewat blog ini lah
seengggak-enggaknya aku bisa nyurahin 5% dari hatiku disini
Langganan:
Postingan (Atom)