Laman

clock

Kamis, 08 September 2022

PMS

 hari ini, 

Dadaku serasa ingin meledak dan pecah. 

aku ingin berteriak dan menangis tanpa tau masalah apa yang sebenarnya ingin ku atasi. 

ya, aku PMS dan perasaanku lelah. 

aku lelah silih berganti dengan perasaan ini, aku lelah untuk sempurna dan mengerjakan semuanya sepenuh hati. 

aku abai dengan perasaanku sendiri. hingga akhirnya aku memaksa orang-orang disekitarku untuk memahami. 

bola mata kecil itu yang seharusnya bisa lebih aku pahami, tapi aku menjadikannya patuh dengan pemaksaan. 

aku takut, takut menjadi orangtua yang memaksakan semua kehendaknya. takut jika yang ia tanamkan dibenaknya tentangku adalah kepatuhan semata untuk sempurna. 

aku takut ia menjadi sepertiku. 

aku takut menjadi orangtua yang tak bisa memberikannya kasih sayang yang utuh.

aku bertanya-tanya.

bagaimana peranku,

apa aku berhasil menjadi seorang ibu yang penuh kasih?

aku cemas.

aku ingin ia tumbuh berkembang dan berproses dengan penuh kehangatan. 

tapi aku, sang dominan. sang otoriter. sang pengatur. sang pemarah. ah, semua itu kulabelkan terhadap diriku sendiri. 

aku tau, aku harusnya menyadari tak ada yang sempurna. 

aku bukan ibu yang sempurna dan tak akan pernah menjadi ibu yang sempurna untuk anakku. 

aku bukan pula anak yang sempurna dan tak akan pernah menjadi anak yang sempurna untuk orangtuaku. 

pola asuhku bukan yang sempurna dan tentunya akan tetap memiliki celah. 

pola asuh orangtuakupun tentunya memiliki celah lebar. 

maka, 

anakku pun akan tumbuh menjadi pribadi yang tidak akan pernah sempurna

pola asukupun akan tumbuh dengan memiliki celah. 

aku yang menyadari itu harusnya menerima. 

aku yang memahami itu harusnya lebih bisa mengesampingkan egoku. 

tapi aku manusia

yang masih memiliki rasa kecewa

terhadap hal yang tak kuinginkan disekitarku. 

aku sesak

aku butuh pelukan. 

aku merasa gagal menjadi ibu. 

aku bingung tujuan hidupku

aku berkutat dengan keinginan-keinginan yang bersyarat. 

aku lelah,

dan aku butuh sandaran. 

tapi orang akan berkata, aku cengeng. 

orang akan memaksaku untuk menikah. 

aku tau tak ada solusi.

tapi aku berharap ada manusia hidup yang mendengarkanku, 

menerima ceritaku. 

memahami porsiku. 

selayaknya dia yang dahulu. 

Jumat, 15 Juli 2022

5 tahun

Happy annive. 

terlalu lelah aku mengenangmu kemarin bi

hingga aku sangat lelah saat ini. 

lelah karna merindumu seharian kemarin.

lelah karena mengharapkanmu 

lelah tanpamu

kamu menguatkanku disaat semuanya terasa melemahkan

tapi aku lelah karna berharap lebih darimu. 

maafkan aku.

ada banyak cerita yg tak bisa kuungkap hari ini

semoga besok, aku dapat melepas beban untuk bercerita denganmu ya bi.  

Selasa, 24 Mei 2022

merindu

hari ini..

bayi ayuk kusma lahir ke dunia.

Umi disini, gemetaran menenangkan hati. 

sedari beliau harus melahirkan ke pangkalpinang, harus pergi ke rumah sakit besar karena Hb yang rendah, Umi menangis. Mengulang memori yang kian membuat umi takut bi. 

rasanya baru kemarin kita periksa ke Muhaya, baru kemarin pergi kerumah sakit untuk melahirkan. Melihat yuk kusma yang menangis karena harus melahirkan ke Pangkalpinang, umi kembali menahan air mata sekuat mungkin. Untuk bersikap tegar. Untuk tidak terjatuh dalam memori yang luka. 

Memori satu persatu yang terkilas tanpa arah. Bersama abi, berdua kita di kamar rumah sakit. Menangis kita berdua karena harus ke meja operasi. Kebingungan kita berdua karena hanya bertiga. perlahan terasa menyakitkan. 

terbayang lelahmu bi, terbayang paniknya dirimu melihat umi yang belum begitu sadarkan diri. Terbayang saat umi tiba-tiba menggigil ditengah malam. Terbayang lelahmu yang memaksakan diri untuk minta izin tidur. 

semua terasa perih. 

ingin umi memutar waktu, dan merubah semua momen itu

ingin berteriak meminta keadilan untuk semua orang yang katanya menyayangi kita. 

terlalu berat semua itu untuk umi saat ini.

umi mencoba tegar dihadapan semua orang,

nyatanya setiap sendi umi gemetaran. umi menahan tangis yang selalu pecah di malam hari. 

rasa perih dan sakit itu begitu nyata. menyesakkan hingga benar-benar terasa mencekam nafas. 

ingin mengiba, tapi umi masih punya iman. umi masih ingat untuk tidak membuat abi susah di alam sana. 

umi hanya bisa menangis hingga tersendat. hingga airmata tak mampu lagi menguraikan kepedihan.

pedih yang benar-benar tidak berujung.


setiapkali mereka bilang, umi akan menemukan suami baru.

umi bertanya-tanya. akankah bisa?

apakah bisa?

apakah masih ada sepertimu?

yang mampu menerima umi, menyayangi umi, tanpa meminta ??

umi sendiri tidak yakin akan menemukan kedamaian, kenyamanan yang umi rasakan di abi. 

 lantas, bagaimana mungkin umi akan menemukan pengganti abi. 

umi takut.

takut dengan semua hal yang terasa kian mencekam

takut dengan kesendirian ini.

semua hal tentang kehilanganmu dan tergantinya dirimu

terasa sangat menakutkan.

Selasa, 01 Maret 2022

Good Mood

Belinyu, 02 Maret 2022

hari ini, ku awali dengan penuh senyum dan bahagia

kamu hadir malam tadi

membawa seribu impian yang kurindukan. 

kalimat yang selalu kunantikan

belaian yang kuharapkan

itu benar-benar ada tadi malam. 

tanpa ku minta, tanpa ku ingat, tanpa ku berharap. 

kamu datang menyemaikan. 

terimakasih cinta.

terimakasih abi adzra. 

untuk pelukan hangat yang terasa nyata

untuk kalimat cinta yang benar-benar membuatku bahagia. 

terasa benar-benar nyata hingga saat menulis ini, aku ingin meneteskan airmata. 

seperti mengulang memori sebelum 2020. 

padahal tadinya, saat mata ini terbuka, umi tersenyum girang loh bi. 

senyum-senyum sendiri hingga merasa tersipu sendiri

merasa bahagia tak terhingga. 

merasa benar-benar amat sangat good mood hari ini. 

sampe ngucapin alhamdulillah berkali-kali.

tiba-tiba aja saat menulis ini, bahagia jadi haru, jadi melow deh bi...

semua terasa nyata. 

pelukan hangat.

ungkapan mesra. 

setelah abi dari tempat lain, dan adek umi titipkan di nekcik. Abi datang peluk umi yang sedang tiduran. dekap umi dengan sangat erat seperti yang biasa abi lakukan. Hangatnya masih terasa sampai sekarang bi. Abi peluk erat dengan manja. Abi bilang. " Abi sayaaaang lah kek Umi, jangan jauh dari Abi, jangan sering ngilang, Abi sedih umi ngilang".

umi jawab, " emang umi sering ngilang, ?" . lalu abi jawab sambil meluk erat " iyo".  

and then umi terlelap dalam pelukan abi. 

terasa amat nyata

duhhh giliran nulis, malah pengen dipeluk abi lagi.

pengen ada abi lagi disini. 

miss banget ama abi. 

hari ini tanggal 2 maret 2022. 

keinget, di hari ini kita ke pergi buat lahiran adek yak. abi yang nyupirin naek mobil. beli kelapa muda dll. sampe akhirnya besok malam harus operasi lahiran adek. 

terimakasih ya bi, 

udah menjadi suami yang terbaik untuk umi.

terimakasih

udah menjadi Abi yang terbaik tersigap tersegalanya buat buah hati kita.

semua kasih sayang dan pengorbanan Abi, akan umi ceritakan ke Alfatih El Adzra Bin Ozi Agustra. 

i miss u bi. 

we miss u. 

so much. 


btw : ngetik judul goodmood, jadi ingeet minuman yang pernah kita minum dan kita sebutin terus yak bi. "goodmod" "Thaitea" dan banyak lainnya yang kayaknya gak pernah habis cerita kalo sama abi. 

Senin, 28 Februari 2022

kau

 kau yang dulu

ku harapkan menyemai hati hingga tumbuh berseri

kini ku kenang dengan rindu tiada terperi. 


kau yang dulu

ku pikir abadi

kini ku rasa sendiri


kau yang dulu

ku nikmati

kini ku sembilu disini


kau yang dulu ku temani

kini ku nanti tanpa tepi


kau akhir cerita yang kini bertemu di mimpi



aku rindu. 


Jumat, 11 Februari 2022

Rasa Ini

 bi. ..

Umi rindu. 

Semua kenangan terpatri dengan indah dan mengalunkan banyak nada rindu.

Tentang Abi, tentang Umi, tentang Masa yang kita lewati. Buah cinta kita tumbuh sehat dan sempurna. Alhamdulillah. Tatapan matanya, senyumnya, gerakan lucu yang dibuat buah hati kita, sama persis seperti kelakuan kita berdua yang konyol. Umi harap Abi bisa melihat, Umi harap Abi bisa mendengar, Umi harap Abi bisa merasakan hal yang Umi lewati saat ini. Umi berharap melihat Abi tertawa bermain bersama buah hati Abi. Umi terkadang membayangkan Abi disisi Adek. Menyakitkan ketika bayangan itu terkadang datang tanpa bisa umi elakkan, tapi Umi berusaha menerima bayangan itu. semenyakitkan itu. 

Umi saat ini bekerja dirumah. Membuka biro konsultasi seperti yang pernah kita ucapkan. Tidak mudah untuk melaluinya, apalagi tanpa dukungan sosok seperti Abi. Sakit rasanya ketika orang-orang melihat dan memandang bahwa Umi adalah Janda kaya. Buah hati kita adalah anak yatim yang kaya. Padahal semua ini dari bantuan banyak pihak. Bukan Umi tak bersyukur. Bukan Umi tak berterimakasih atas ucapan mereka. Hanya saja terkadang mereka menunjukkan rasa iri atas rumah, atas gelar, atas pekerjaan, atas banyaknya mainan buah hati kita, atas kehidupan ini. Padahal untuk menjalani ini semua, Umi banyak menghabiskan malam dengan tangisan rindu dan kesepian. Banyak airmata dan lelah dibalik ini semua. Anak yatim yang memiliki semua mainan. Kata mereka.  padahal mainan yang dimiliki buah hati kita adalah pemberian dari orang-orang yang sayang terhadap buah hati kita. 

jika boleh, biarlah mereka tak perlu memberikan apapun untuk buah hati kita. Bahkan yang tidak pernah memberikan, juga bukan masalah. Sehingga mereka juga tidak perlu untuk berkomentar atau merasa iri dengan kehidupan Umi dan buah hati kita. 

jika boleh berkata... jika kamu masih ada bi, mainan yang dimiliki oleh buah hati kita saat ini tentunya belum seberapa. 

jika boleh berkata.... jika kamu masih ada, buah hati kita tak memerlukan mainan ini semua. 

jika boleh berkata.... kemewahan dan harta ini tak sebanding dengan kerinduan kami terhadapmu bi. 


tapi...

Allah maha baik. 

Allah cukupkan rezeki kami dari banyak orang.

Allah limpahkan rezeki kami melalui banyak cara. 

agar Anak Yatim tidak sepenuhnya merasa kehilangan.

agar Janda ini mampu tersenyum dan lebih tenang.

Umi tahu, semua akan kembali kepada Allah. Umi tahu, tak sepantasnya umi berharap abi kembali. 

Hanya saja, umi tak mampu menahan gejolak rindu ini.

menahan dingin yang hampir membekukan perasaan ini. 

Umi rindu, rindu sosok Abi yang mampu menghangatkan semua rasa ini. 

Selasa, 21 Desember 2021

WASIAT UMI

dear anakku, 
alfatih El adzra Bin Ozi Agustra
Umi harap umi bisa menemanimu dalam keadaan sehat walafiat mendampingimu hingga engkau menemukan pasangan hidup dan melanjutkan keturunan Abimu. 
Selalu itu yang umi panjatkan dalam doa. Berharap engkau tumbuh sehat bahagia dunia akhiratmu. Kamu, salah satu alasan untuk umi tetap kuat dan tersenyum menjalani hari. Bukan kamu yang butuh Umi, tapi Umi yang butuh kamu nak. 
lagi, umi berkaca, usia manusia tak ada yang tahu. 
lagi, umi merasa takut jika harus meninggalkanmu. 
umi berharap Allah memanggil Umi, ketika kamu sudah memiliki keluarga kecil yang sempurna. Umi selalu mendoakan itu. 
tapi jika Allah berkehendak lain nak. 
Maafkan Umi. 
Umi menyayangimu sepenuh hati. 
ketika umi tak ada lagi di dunia ini, dan kamu masih membutuhkan sosok wali, sosok keluarga. 

pertama. tinggallah bersama ayah bundamu nak, abi amamu, atau pakde amamu. 
jangan tinggal bersama kakek nenekmu nak... entah itu Yek-Nyek, ataupun Neknang Nekno, 
jangan nak. 
bukan karena umi tak menghormati kakek nenekmu. bukan nak..
tapi mari kita pikirkan bersama. 
kakek nenekmu sudah tua dan renta, ketika kamu bersama kakek nenekmu, kamu akan merasakan kehilangan lagi berulang nak. mereka akan meninggalkanmu lebih cepat dan membuatmu hilang arah lagi. 
kakek nenekmu, akan memberikanmu kasih sayang sebagai seorang kakek nenek, bukan sebagai orangtua nak. Maka kasih sayang itu tidaklah tepat untuk tumbuh kembangmu. Kamu butuh kasih sayang orangtua yang mengajarimu secara tegas nak. bukan figur kakek dan nenek. 
dua hal ini sangatlah cukup bagi umi untuk menjadi alasan kenapa kamu tidak bisa tinggal bersama kakek nenekmu nak. 

kedua. jangan tinggal bersama acu dea ataupun icik wel mu nak.
bukan karena mereka tak mampu menjagamu, tapi umi sebagai seorang psikolog paham dengan kepribadian acu dan icikmu nak.. acumu mungkin mampu menjagamu, tapi tidak untuk mendewasakanmu nak. sama halnya dengan icikmu, yang masih perlu banyak belajar tentang kedewasaan, tentang tatakrama, tentang hidup di dunia sosial. bersama mereka, tidak akan menumbuhkan kedewasaanmu nak.. 
Umi dan Abi sepakat tentang itu nak. maka jangan tinggal, jangan hidup bersama mereka. biarkan mereka menyayangimu tapi tidak untuk serumah denganmu nak. 

ketiga. Pergunakan Rumah, Tabungan pegadaian, Cincin dan kalung Umi ketika kamu dewasa nak... pakai Laptop Umi sebaik mungkin dan ketika kamu rindu. Ada banyak hardisk, cari dan temukan ada banyak file cerita umi dan abi disana. Banyak video Bukti cinta dan kasih sayangnya Abi kepadamu. Ambil sisi Baik Abi dan Umi nak... dan tolong hapuskan sisi buruk Abi dan Umi. ketika kamu melihat banyak kenangan yang belum selayaknya kamu lihat. tolong dihapus nak. sampai saat ini umi belum menghapus foto dan video yang tidak semua orang pantas melihatnya. Ada banyak foto dan video yang memperlihatkan kemesraan umi dan abi dalam baju pendek, ataupun baju tidur, ataupun ketika umi dan Abi foto Babybump bersama kamu saat itu. Belum umi hapus,  karena sampai saat ini umi masih sering melihat kemesraan Abi dan Umi. ketika Umi tiada lagi, tolong dihapus nak, dan jangan biarkan oranglain melihatnya. 

keempat. kamu punya dana peninggalan dari Abimu nak,. ketika umi tiada lagi, dan kamu masih belum dewasa, tolong selalu urus dana peninggalan Abimu. lapor dan ikuti administrasinya. Jumlahnya memang tidak seberapa, tapi itu bukti kasih Abimu. pergunakanlah untuk keperluanmu, atau jika perlu sedekahkanlah uangnya atas nama Abi Umimu. 

kelima. tolong kirimkan selalu doa untuk Abi Umi mu nak. ceritakan kepada istri dan anakmu tentang kami. berikan nama kami kepada anak istrimu agar mereka hafal nama kami dan senantiasa mengirimkan doa untuk kami. Tidak harus engkau mengadakan tahlilan untuk kami nak, tapi setidaknya di setiap doa, setiap sujudmu, sujud istri dan anakmu, engkau kirimkan doa untuk kami berdua. 

keenam. hiduplah bahagia dan sehat nak. banyak orang yang mencintaimu. Umi Abi selalu sangat mencintai dan menyayangimu. Tumbuhlah dengan menyayangi dirimu. Mengasihi dirimu. berikan yang terbaik untukmu, untuk anak istrimu. Allah itu Maha Adil, Maha penyayang nak. apapun yang terjadi pada kita. yakini itu yang terbaik. Ambil Hikmah dari setiap keadaan. Hasbunallah wanimal wakil, wanimal maula wanikman nasir. Yakini itu nak.  

ketujuh. masuklah pesantren nak. cari ilmu disana, saring dan ambil yang baik-baik dan mengharmoniskan kehidupanmu. jangan terlalu berlebihan dalam segala hal. 

sekian surat dari umi mu
Umi mencintaimu selalu, Alfatih El Adzra
umi harap, kita berdua sehat dan panjang umur, sehingga surat wasiat ini tidak diperlukan hingga akhir masa umi nanti.