hari ini..
bayi ayuk kusma lahir ke dunia.
Umi disini, gemetaran menenangkan hati.
sedari beliau harus melahirkan ke pangkalpinang, harus pergi ke rumah sakit besar karena Hb yang rendah, Umi menangis. Mengulang memori yang kian membuat umi takut bi.
rasanya baru kemarin kita periksa ke Muhaya, baru kemarin pergi kerumah sakit untuk melahirkan. Melihat yuk kusma yang menangis karena harus melahirkan ke Pangkalpinang, umi kembali menahan air mata sekuat mungkin. Untuk bersikap tegar. Untuk tidak terjatuh dalam memori yang luka.
Memori satu persatu yang terkilas tanpa arah. Bersama abi, berdua kita di kamar rumah sakit. Menangis kita berdua karena harus ke meja operasi. Kebingungan kita berdua karena hanya bertiga. perlahan terasa menyakitkan.
terbayang lelahmu bi, terbayang paniknya dirimu melihat umi yang belum begitu sadarkan diri. Terbayang saat umi tiba-tiba menggigil ditengah malam. Terbayang lelahmu yang memaksakan diri untuk minta izin tidur.
semua terasa perih.
ingin umi memutar waktu, dan merubah semua momen itu
ingin berteriak meminta keadilan untuk semua orang yang katanya menyayangi kita.
terlalu berat semua itu untuk umi saat ini.
umi mencoba tegar dihadapan semua orang,
nyatanya setiap sendi umi gemetaran. umi menahan tangis yang selalu pecah di malam hari.
rasa perih dan sakit itu begitu nyata. menyesakkan hingga benar-benar terasa mencekam nafas.
ingin mengiba, tapi umi masih punya iman. umi masih ingat untuk tidak membuat abi susah di alam sana.
umi hanya bisa menangis hingga tersendat. hingga airmata tak mampu lagi menguraikan kepedihan.
pedih yang benar-benar tidak berujung.
setiapkali mereka bilang, umi akan menemukan suami baru.
umi bertanya-tanya. akankah bisa?
apakah bisa?
apakah masih ada sepertimu?
yang mampu menerima umi, menyayangi umi, tanpa meminta ??
umi sendiri tidak yakin akan menemukan kedamaian, kenyamanan yang umi rasakan di abi.
lantas, bagaimana mungkin umi akan menemukan pengganti abi.
umi takut.
takut dengan semua hal yang terasa kian mencekam
takut dengan kesendirian ini.
semua hal tentang kehilanganmu dan tergantinya dirimu
terasa sangat menakutkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar