ketika, aku lelah dengan segala hal.
dunia bilang kita terus mengeluh
lalu bagaimana bercerita dengan tidak mengeluh
bukankah tugas becerita itu untuk mengeluarkan isi hati dan pikiran,
pada orang tertentu kita akan mencurahkan isi hati pikiran yang isinya lelucon belaka
isinya pekerjaan
isinya keluhan pekerjaan
pada orang yang kita percaya, kita akan mengeluh kehidupan ini
bagaimana kita menjalani kehidupan dengan tertatih
tentang bagaimana kerumitan itu mempengaruhi isi otak kita
bukankah begitu?
berarti ketika mereka bilang aq terus mengeluh,
mereka adalah orang yang tak bisa untuk masuk ke jejeran kepercayaanku, bukankah begitu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar