Laman

clock

Minggu, 11 Februari 2024

SIKSA

Aku masih manusia
yang membutuhkan kasih sayang dan pelukan. 
dua minggu sudah ku lalui tanpa tutur kata dari sosok yang kupanggil emak. 
hingga mentalku semakin tidak baikbaik saja. 
aku semakin terjatuh dan terpuruk menanggung semuanya sendiri. 
semakin hari, aku semakin tersiksa. 
berbagai pikiran untuk pergi dari dunia ini terlintas dan mengendap dalam pikiranku. 
mungkin, jika aku pergi, sosok yang kupanggil emak baru akan mengerti. 
mungkin, jika aku jauh, sosok yang kupanggil emak takkan lagi menyiksa anaknya dengan perang beku.
mungkin, jika aku mati, sosok yang kupanggil emak baru menyadari lelahnya hati ini. 
tapi apakah semuanya harus begini, 
satusatunya hal yang membuatku untuk berpikir jernih hanya sosok kecil ini. 
yang membuatku berat untuk meninggalkan dunia ini untuknya seorang diri. 
kadangkala aku berpikir, haruskah aku membawanya untuk mati. 

aku sedang bertarung sekarang, meyakinkan pikiran dan hati, untuk pergi jauh dari sini ketimbang mati. 
aku meyakinkan diri sekarang, untuk tidak menjadi sosok ibu yang menyiksa batin dan hati.
tak akan aku gunakan rantai siksa yang diciptakan oleh sosok ibu untuk menekan perasaan anaknya. 
karena rantai yang tercipta sungguh bisa mengalirkan darah nyata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar