Laman

clock

Sabtu, 24 November 2012

TOPENG SEMENTARA

terkadang bibir ini hanya bergetar ketika perasaan itu datang..

perbedaan yang 180 derajat tanpa pemahaman.

bagaimana tasbih itu terpekur dalam genggaman dan balutan tangan.

sedang mereka dalam keadaan terbuka. hanya sesaat genggaman yang menghangatkan..

 jiwa yang kerontang laksana debu dipadang pasir.

hanya syair yang menutupi kegelisahan dalam  setiap onak kehidupan.

mereka tak mau mengerti

mereka tak pernah mengerti

mereka berbeda

raut itu tenggelam dalam duka q,,




Palembang 20 november

Tidak ada komentar:

Posting Komentar