Baterai
Laptop
Laptop saat ini merupakan kebutuhan
bagi seluruh manusia, khususnya bagi mahasiswa dan pekerja kantoran. Dengan adanya
laptop dapat mempermudah segala aktivitas. Laptop pun sama halnya seperti
manusia yang harus selalu dirawat, cara merawat laptop tidaklah susah tetapi
tidak juga untuk di sepelekan karena hal ini sebenarnya sangat penting agar
Laptop tersebut memiliki umur yang panjang atau awet dan tahan lama.. Salah satu
alat penunjang dalam laptop adalah baterai. Tidak sedikit dari sekian banyaknya
pengguna laptop tidak mengerti cara merawat baterai, sehingga menyebabkan
kerusakan pada baterai yang tentunya menghambat aktivitas kita dalam
menggunakan laptop.
Jenis-jenis baterai yang sering
digunakan dalam laptop adalah : -Nickel Cadmium (NiCd)
menampilkan biaya rendah, fleksibilitas dan arus keluaran kemampuan yang
tinggi. NiCd baterai dapat diisi dengan cepat dan digunakan dalam waktu yang
cukup lama. Namun, pengisiannya akan habis dengan sendirinya jika tidak
digunakan dalam waktu lama
. -Nickel Metal Hydride (NiMH)Battery
NiMH lebih baik dari pendahulunya NiCd, karena lebih ramah lingkungan dan penyimpanan
arusnya lebih besar. - Lithium-ion (Li-ion)Battery Type ini sekarang lebih
banyak digunakan, arus pengisiannya besar, juga lebih ringan dari type-type
yang lain. Dalam pengosongan yang minimum tidak akan merusak battery, namun,
battery ini tidak tahan dari pengisian yang terlalu tinggi.
Yang sering merusak baterai laptop
adalah Penggunaan charger (alat pengisi baterai) yang tidak sesuai
dengan spesifikasi yang disarankan dapat merusak baterai atau peralatan
pendukungnya. Suhu yang tinggi dapat mengurangi usia baterai (suhu ideal yang
disarankan 5oC sampai 40oC). mengisi (charge)
baterai terus menerus sampai lebih dari 12 jam. Ciri-ciri baterai laptop yang telah rusak
adalah Baterai
tidak mau di charge, tidak ada
indikator masuk power, laptop
di charge posisi hidup tetapi kemudian
mati. Layar bergetar tidak stabil
Cara penanggulangan baterai adalah Jika
baterai masih baru ataupun penggunaan pertama kali usahakan isi/charge hingga
penuh. Hindari overcharging yang bisa
membuat baterai tidak tahan lama saat digunakan. Charge baterai secara rutin
dan teratur tanpa harus menunggu baterai sampai habis. Selalu jaga suhu baterai
agar tidak terlalu panas. Hindari penggunaan lama dan jika memungkinkan lepas
baterai bila penggunaan lebih dari 6 jam. Jika tidak digunakan simpanlah
baterai di tempat yang sejuk. Gunakan software pembantu untuk kinerja baterai
laptop atau notebook anda, seperti Battery Care, HP Battery Checker, Baterry
Optimizer, dll. Jangan
pernah memakai charger sembarangan karena setiap charger dan baterai memiliki
karakter arus dan voltase sendiri. Memakai charger yang tidak kompatibel bisa
membuat baterai laptop anda cepat rusak bahkan bisa panas dan meledak. Jangan
memangku laptop karena dapat menyumbat lubang ventilasi kipas laptop sehingga
laptop dan baterainya menjadi cepat panas. Selalu cek kebersihan baterai karena
debu yang kecil sekalipun berpotensi membuat konektor metal baterai terkorosi
dan berkarat. Jangan memakai notebook diatas karpet atau sofa atau tempat yang lunak
lainnya. Karena laptop akan mengalami overheating karena ada penyumbatan lubang
ventilasi oleh karpet tsb. Hindari goncangan, tekanan atau benturan keras pada
baterai atau laptop.
lakukan cara penanggulangan tersebut agar baterai laptop tahan lama dan awet :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar