Hai, malam ini aku kesepian.
rasanya suntuk dan ingin jalan2 dengan seseorang yang tersayang.
siapa, kemana, dimana
aku kesepian.
hanya insan biasa istri dari Ozi Agustra Ummi dari Alfatih El Adzra hanya ingin berbagi rasa, untuk lebih kuat di dunia ini.... menemani adzra hingga masanya nanti diary manusia kosong berjejak
hai, apa kabarmu
semoga kamu disana juga merindu seperti aku merindumu.
ada banyak sapaan yang aku telan dalam hatiku.
ada banyak pikiran yang ingin aku tukar padamu, tapi aku terlalu takut disalahkan,
aku lelah ketika semuanya dipandang salah
aku marah ketika kebutuhanku di cerca
hingga aku memilih untuk diam dan melarikan diri.
ini luka, tapi aku berharap kita masih bisa berteman sebagaimana dulu
AKU MARAH.
aku kesal aku kecewa dengan sikap orangtuaku pada orang yang membantu mereka.
orangtuaku baik, tapi kau tidak tahan dengan kata2 mereka yang bagiku terasa sangat cerewet sekali.
jujur aku bingung dengan gaya kerja ibuku. hasilnya bagus, tapi luar biasa berantakan dan tanpa perencanaan.
berkapar dimana2, aku bereskan, apakah besok akan tetap rapi,
TIDAK. jawabannya adalah TIDAK.
semua itu takkan bertahan. lelah jengah melihat hal yang sama. ntah kenapa.
aku sendiri saja lelah, apaalagi mereka.
2 hari yang lalu genap usiaku 30 tahun.
aku tak bisa mengurai kata dan rasa di bulan ini.
semuanya terasa perih dijalani sendiri,
bahkan aku tadi mengatakan "kapan kamu kembali bi".
aku sedih, aku lelah, aku berduka
serasa aku tak istirahat, padahal apakah dunia memang begini.
apa yang terpendam di dalam hati dan pikiran ini.
apakah karena aku sendiri
apakah karena rindu tak bertepi
kenapa
apa yang kusepikan, apakah karena aku seorang diri ataukah karena aku terlalu banyak keinginan yang ingin kupenuhi.
apa yang kucari, aku tak tau lagi.
mencari bayangmu selalu, mungkin.
atau mencari sosok yang sudi mendampingi diri ini.
Anak mu itu loh bi
masyallah cerewetnya bi.. kata orang itu menandakan anaknya pinter. bismillah bi,
aku emak2 yang mencoba untuk selalu berpikir positif dan mendoakan buah hati.
walau kadang rasanya kesel dan emosi udah di ubun2 denger keriwehan dari anakmu bi.
Alhamdulillah anakmu sudah bisa mandi sendiiri, cebok sendiri. tapi ya allah bi.,,,,, mau cebok mau ambil sabun panggil terus,
bangun oagi mau buat susu panggil terus
umi kerja, panggil dan tanya2 terus.. umi coba nerapin ilmu psikologi, yah tapi umi juga manusia biasa yang lelah letih juga menanggapinya.
kadang umi mikir, ya allah enak ya klo masih ada abi.... bisa abi aja yg ladenin anak sholeh ini. bisa pagi2 abi yg buat susunya, atau malam hari sebelum tidur kalo umi mager, bisa abi aja yg buatin susunya.
semager itu ya bi,..
kadangan tuh mikir, kalau sudah nemu sosok baru yg hadir dan menemani hidup kami.
kira2 dia mau gak ya bantu umi ajak anak sholeh main,
mau gak dia disaat lelah dan magernya bantu buatin susu anakmu ntah jam berapa itu,
mau gak dia disaat lelah dan letihnya bantu ambil sabun anakmu,
disaat ngantuknya mau gak bantu umi ngurus anakmu.
karena anakmu bukan anaknya kan gitu konsepnya.
apakah ada yg bisa bener2 jadi seorang ayah untuk anakmu bi.
memposisikan diri sebagai orangtua yang hadir untuk anakmu.
aku, hari ini mengucapkan terimakasih untuk yang telah terlewati hingga hari ini.
ternyata, aku masih bisa bernafas dan menikmati secangkir kopi.
sesederhana itu pagi ini.
menerima bahwa masalalu bukan suatu hal yang bisa ku gapai,
melepaskan orang yang kuharap dapat memahamiku.
menjauhi orang tertentu yang kurasa lelah untuk ku basa basi lagi.
sesederhana itu aku pagi ini.