anakmu, sangat menyayangi dan memikirkan perasaanmu.
dia bahkan menangis memikirkan kamu akan menangis jika melihat umi menikah lagi.
seminggu terakhir ini, para nenek2 mengatakan kalau anakmu ingin memiliki abi baru. Katanya biar bisa minta beli mainan.
terakhir, anakmu minta beliin motor mainan yang pake mesin. Umi ingin menantang, biar anakmu berhasil dan termotivasi untuk belajar dan berusaha. umi bilang, jika mau motor harus menghafal surat annaba. sepertinya anak kita menyerah karena sulit sekali menghafal annaba. dia bilang, kalau ada abi baru, gak perlu hafal annaba dia bisa minta beliin, wkwkwk, se absurd itu pikirannya.
lalu umi bilang, kayaknya umi ni gak nikah2 soalnya abi yang gak ngasih umi nikah lagi.
kemudian spontan anakmu menjawab," iyolah abi kan ngintip dari atas, abi nangis liat umi nikah lagi'. dengan mata bemerah menahan air mata, terlihat jelas dimata umi anakmu menahan sakit ketika mengucapkan itu.
dia menangis dalam diam. menahan tangis karena malu.
malam harinya, umi menyaksikan, bagaimana dia mengalah untuk memiliki abi baru, mengabaikan keinginnannya terhadap sosok abi baru karena takut abi oji sedih dan menangis. takut abi sedih saat melihat foto kita bertiga. "dak jadi punya abi baru, biarlah' ujarnya sambil menangis.
perih bi,
perih sekali,
melihat anak usia sekecil itu harus menahan mengalah dengan keinginannya hanya karena tidak ingin orangtuanya bersedih.
umi perih melihat dia mengorbankan keinginannya.,
sakit sekali.,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar