sudah 4 bulan lamanya aku disini..
sudah 4 bulan lamanya aku tak kembali..
bagaimana rindu hati ini..
bisakah terbayangkan...
mungkinkah,..
semua sakit ini..
semua lelah ini..
semua ketidakberdayaan yang kualami ini..
karena rindu yang berlebih?
ayah..
aku lelah disini...
disini tak ada tempat berbagi
disini tak ada canda abadi
disini tak ada yang benar-benar perduli..
ayah...
aku ingin sekali pulang..
aku rindu rumah..
aku rindu canda hangat rumah..
aku rindu oerhatian yang ada dirumah..
cik, adek, ayuk, mamak, nenek,
semuanya yang benar-benar perduli..
semuanya yang saling berbagi...
yang benar-benar kasih..
kegilaaan yang penuh kasih..
yang ceritanya tak pernah habis,,,
ayah..
airmata ini menetes..
hanya dengan menyebut nama
kecewa...
sedih..
pedih..
maukah kalian memelukku untuk itu semua...
ayah..
aku lelah dikota ini..
kota yang menuntutku untuk selalu berubah..
kota yang menuntutku untuk mengerti
kota dimana semua celah adalah api.
kota yang disetiap sudut adalah administrasi
kota ini.. terlalu sepi untukku ayah..
hanya 7x6 meter tempatku dikota ini..
hanya itu...
ayah..
aku rindu kotaku,,,
kota yang menerima apa adanya aku
kota yang mengajak saling memahami
kota dimana semua celah adalah rumahmu sendiri.
kota dimana aku bisa sendiri..
kota yang dimanapun selalu ada tempat untukku..
kota yang bahkan aku bisa mengusir sepi tanpa administrasi
kota yang seluruhnya milik warga....
ayah...
andai kau tahu..
aku disini menahan sakit..
menahan lapar..
menahan semua rasa inginku..
aku tahu ayah..
tempat terbaikku ada di sisi kalian.
ayah..
izinkan aku pulang............
Tidak ada komentar:
Posting Komentar