aku tak tahu..
apakah ini keputusan yang benar atau tidak..
ntah ini bijak atau tidak..
ntah aku sanggup apa tidak..
aku tak pernah tau..
hanya saja..
ini menyakitkan
hanya insan biasa istri dari Ozi Agustra Ummi dari Alfatih El Adzra hanya ingin berbagi rasa, untuk lebih kuat di dunia ini.... menemani adzra hingga masanya nanti diary manusia kosong berjejak
Minggu, 17 Mei 2015
pakek banget
flu lagi.. flu lagi..
batuk lagi...batuk lagi..
sakit lagi-sakit lagi.
huwaaaaaaaaaaaaaa
pengen banget teriak, ,, kenapa rasa sakit gak hilang-hilang.. its so amazing .. buat merasakan ini semua.. pusing, lemas, mata berkunang-kunang... ooh no.. gak suka bener-bener gak suka sama keadaan kek gini... tuhan.... dimana semangat itu...
pusing pusing pusing menerpa.. bahkan untuk menungkapkan sangat amat teramat sangat susah..
betapa keadaaan ini menyiksa,..
hellow.. rasanya selalu tertidur.. selalu ingin tidur..
malas sangat berkepanjangan ini... it sooo amazing,,,
aaaaah..
sampe gak tau mau nulis apa...
huhuhuhuh
saking sakitnya,,,
sakit banget
semua jadi nanaaaaar
jadi hampa
uuuh
betek pakek banget 1000x
batuk lagi...batuk lagi..
sakit lagi-sakit lagi.
huwaaaaaaaaaaaaaa
pengen banget teriak, ,, kenapa rasa sakit gak hilang-hilang.. its so amazing .. buat merasakan ini semua.. pusing, lemas, mata berkunang-kunang... ooh no.. gak suka bener-bener gak suka sama keadaan kek gini... tuhan.... dimana semangat itu...
pusing pusing pusing menerpa.. bahkan untuk menungkapkan sangat amat teramat sangat susah..
betapa keadaaan ini menyiksa,..
hellow.. rasanya selalu tertidur.. selalu ingin tidur..
malas sangat berkepanjangan ini... it sooo amazing,,,
aaaaah..
sampe gak tau mau nulis apa...
huhuhuhuh
saking sakitnya,,,
sakit banget
semua jadi nanaaaaar
jadi hampa
uuuh
betek pakek banget 1000x
Selasa, 12 Mei 2015
perbedaan itu
kenapa...
jika teringat sangat menyakitkan..
iri..
ya iri pada perempuan itu..
jika kuingat..
bagaimana kau dengannya...
kau serahkan semuanya..
bisa kulihat semuanya...
laptop, fb, password, semuanya...
bisa kulihat selama itu..
dan kini..
semuanya berbeda.
perbedaan yang selalu meragukanku
jika teringat sangat menyakitkan..
iri..
ya iri pada perempuan itu..
jika kuingat..
bagaimana kau dengannya...
kau serahkan semuanya..
bisa kulihat semuanya...
laptop, fb, password, semuanya...
bisa kulihat selama itu..
dan kini..
semuanya berbeda.
perbedaan yang selalu meragukanku
dia bilang
aaaah....
dia bilang dia cinta aku..
tapi kenapa dia tak ingin bermain bersamaku..
kenapa dia tak bisa menjadi temanku..
dia bilang dia cinta aku..
tapi kenapa dia tak ingin bernyanyi bersamaku..
padahal akan sangat menyenangkan...
jika dia bermain gitar dan kami bernyanyi bersama..
bukan dia yang bermain sendiri.. :'(
kenpa cinta tak bisa seperti teman..
gila seperti teman..
baik jelek buruk tetap dilakukan..
kenapa aku tak bisa bernyanyi dengannya?
oh no...
setidaknya biarkan saja suara jelekku bahagia...
dia bilang dia cinta aku..
tapi kenapa...........
aaaaah aku tak mengerti..
kenapa cinta sperti ini...
mungkin ini mah bukan cinta
dia bilang dia cinta aku..
tapi kenapa dia tak ingin bermain bersamaku..
kenapa dia tak bisa menjadi temanku..
dia bilang dia cinta aku..
tapi kenapa dia tak ingin bernyanyi bersamaku..
padahal akan sangat menyenangkan...
jika dia bermain gitar dan kami bernyanyi bersama..
bukan dia yang bermain sendiri.. :'(
kenpa cinta tak bisa seperti teman..
gila seperti teman..
baik jelek buruk tetap dilakukan..
kenapa aku tak bisa bernyanyi dengannya?
oh no...
setidaknya biarkan saja suara jelekku bahagia...
dia bilang dia cinta aku..
tapi kenapa...........
aaaaah aku tak mengerti..
kenapa cinta sperti ini...
mungkin ini mah bukan cinta
aku bukanlah aku
lihatlah aku.
aku bukan wanita seperti mereka.
aku lemah dan bahkan terlalu lemah..
untuk itu aku butuh peganganmu..
pandanglah aku...
aku bukan wanita yang selalu tegak disana..
aku rapuh dan bahkan terlalu rapuh..
untuk itu jangan lukai aku..
tataplah aku..
aku bukan wanita yang sekeras karang disana..
aku lemah dan bahkan terlalu lemah..
untuk itu kuatkan aku..
rasakanlah aku
aku bukan seperti yang terlihat...
rasakanlah aku dengan hatimu..
aku tak pernah dewasa..
aku tak pernah bisa indah seperti mereka..
aku tahu batas diriku.
baurkanlah aku dengan perasaanmu...
bukan dengan inderamu..
aku ingin kamu tahu..
aku berbeda..
aku dengan kesensitifitasku yang tinggi..
aku dengan luka laraku yang lemah
aku yang sebenarnya sakit di dalam sini.
inilah aku.
yang jiwanya benar-benar rapuh.
ayah.. aku ingin pulang
sudah 4 bulan lamanya aku disini..
sudah 4 bulan lamanya aku tak kembali..
bagaimana rindu hati ini..
bisakah terbayangkan...
mungkinkah,..
semua sakit ini..
semua lelah ini..
semua ketidakberdayaan yang kualami ini..
karena rindu yang berlebih?
ayah..
aku lelah disini...
disini tak ada tempat berbagi
disini tak ada canda abadi
disini tak ada yang benar-benar perduli..
ayah...
aku ingin sekali pulang..
aku rindu rumah..
aku rindu canda hangat rumah..
aku rindu oerhatian yang ada dirumah..
cik, adek, ayuk, mamak, nenek,
semuanya yang benar-benar perduli..
semuanya yang saling berbagi...
yang benar-benar kasih..
kegilaaan yang penuh kasih..
yang ceritanya tak pernah habis,,,
ayah..
airmata ini menetes..
hanya dengan menyebut nama
kecewa...
sedih..
pedih..
maukah kalian memelukku untuk itu semua...
ayah..
aku lelah dikota ini..
kota yang menuntutku untuk selalu berubah..
kota yang menuntutku untuk mengerti
kota dimana semua celah adalah api.
kota yang disetiap sudut adalah administrasi
kota ini.. terlalu sepi untukku ayah..
hanya 7x6 meter tempatku dikota ini..
hanya itu...
ayah..
aku rindu kotaku,,,
kota yang menerima apa adanya aku
kota yang mengajak saling memahami
kota dimana semua celah adalah rumahmu sendiri.
kota dimana aku bisa sendiri..
kota yang dimanapun selalu ada tempat untukku..
kota yang bahkan aku bisa mengusir sepi tanpa administrasi
kota yang seluruhnya milik warga....
ayah...
andai kau tahu..
aku disini menahan sakit..
menahan lapar..
menahan semua rasa inginku..
aku tahu ayah..
tempat terbaikku ada di sisi kalian.
ayah..
izinkan aku pulang............
sudah 4 bulan lamanya aku tak kembali..
bagaimana rindu hati ini..
bisakah terbayangkan...
mungkinkah,..
semua sakit ini..
semua lelah ini..
semua ketidakberdayaan yang kualami ini..
karena rindu yang berlebih?
ayah..
aku lelah disini...
disini tak ada tempat berbagi
disini tak ada canda abadi
disini tak ada yang benar-benar perduli..
ayah...
aku ingin sekali pulang..
aku rindu rumah..
aku rindu canda hangat rumah..
aku rindu oerhatian yang ada dirumah..
cik, adek, ayuk, mamak, nenek,
semuanya yang benar-benar perduli..
semuanya yang saling berbagi...
yang benar-benar kasih..
kegilaaan yang penuh kasih..
yang ceritanya tak pernah habis,,,
ayah..
airmata ini menetes..
hanya dengan menyebut nama
kecewa...
sedih..
pedih..
maukah kalian memelukku untuk itu semua...
ayah..
aku lelah dikota ini..
kota yang menuntutku untuk selalu berubah..
kota yang menuntutku untuk mengerti
kota dimana semua celah adalah api.
kota yang disetiap sudut adalah administrasi
kota ini.. terlalu sepi untukku ayah..
hanya 7x6 meter tempatku dikota ini..
hanya itu...
ayah..
aku rindu kotaku,,,
kota yang menerima apa adanya aku
kota yang mengajak saling memahami
kota dimana semua celah adalah rumahmu sendiri.
kota dimana aku bisa sendiri..
kota yang dimanapun selalu ada tempat untukku..
kota yang bahkan aku bisa mengusir sepi tanpa administrasi
kota yang seluruhnya milik warga....
ayah...
andai kau tahu..
aku disini menahan sakit..
menahan lapar..
menahan semua rasa inginku..
aku tahu ayah..
tempat terbaikku ada di sisi kalian.
ayah..
izinkan aku pulang............
dibohongi itu...
aku..
aku benci kebohongan...
aku..
aku benci dibohongi,,,
aku tak bisa mempercayai
mereka tang telah mencoba membohongi...
aaah.. satu kebihongan terungkap hari ini...
dan aku tau..
tak ada mereka yang bisa kupercayai..
terkecuali darahku sendiri.
menyakitkan..
ketika kita apa adanya..
bersikap jujur untuk semua..
dan ada orang yang tak bisa ...
mungkinkah aku memberatkan..
mungkinkah aku beban...
mungkinkah aku tak bisa untuk kau percayai dan kau bagi...
rasanya..pengorbanan seperti lautan hampa..
apa yang telah ku curahkan..
apa yang telah kuhabiskan..
semuanya hanya memberatkan..
kita tak pernah sama
bagaimana bisa untuk serumah
jika aku tak bisa percaya..
memang bukan hakku
dan bukan dasar untukku..
tapi bisakah tidak untuk membohongiku.
diam tak perlu berkata itu lebih baik
daripada berbohong untuk mengemis.
aku bahkan bisa..
tapi kau dan mereka tak pernah bisa
rasanya aku ingin hidup sendiri saja.
aku benci kebohongan...
aku..
aku benci dibohongi,,,
aku tak bisa mempercayai
mereka tang telah mencoba membohongi...
aaah.. satu kebihongan terungkap hari ini...
dan aku tau..
tak ada mereka yang bisa kupercayai..
terkecuali darahku sendiri.
menyakitkan..
ketika kita apa adanya..
bersikap jujur untuk semua..
dan ada orang yang tak bisa ...
mungkinkah aku memberatkan..
mungkinkah aku beban...
mungkinkah aku tak bisa untuk kau percayai dan kau bagi...
rasanya..pengorbanan seperti lautan hampa..
apa yang telah ku curahkan..
apa yang telah kuhabiskan..
semuanya hanya memberatkan..
kita tak pernah sama
bagaimana bisa untuk serumah
jika aku tak bisa percaya..
memang bukan hakku
dan bukan dasar untukku..
tapi bisakah tidak untuk membohongiku.
diam tak perlu berkata itu lebih baik
daripada berbohong untuk mengemis.
aku bahkan bisa..
tapi kau dan mereka tak pernah bisa
rasanya aku ingin hidup sendiri saja.
di hati
aku tak mengerti rasa perih ini kenapa..
semuanya terasa sempit dan menyesakkan di dada ini..
berulang kali.. setiap kali,,,
takut... ini akan menjadi sebuah penyakit berkepanjangan..
aku tak mengerti..
akan keperihan ini yang terlalu tingggi...
entah realitas mana yang ingin kutuntaskan,..
entah bagian mana yang tak sesuai dengan harapanku..
aku tak tahu..
aku terlalu malas sekarang..
bahkan menjai sangat malas
untuk sekedar membaur dan menutupi rasa..
aku tak bisa menyembunyikan lelahku.. sakitku...
aku seperti manusia tanpa hati diantara yang lainnya
bersifat angkuh dan congkak..
aku seperti tak berarti untukku sendiri.
rendah diri bahkan menghantui.
perasaan bersalah..
kesal yang memuncak
sakit yang tak usai
dan ntah kenapa
kenapa aku mendendam...
kenapa sakit ini...
aku tahu,,,
ini sakit dihati..
yang mengakar ditubuh ini..
sakit di hati..
yang aku tak tak mengerti
dimana sebab musabab akibat hati ini.
semuanya terasa sempit dan menyesakkan di dada ini..
berulang kali.. setiap kali,,,
takut... ini akan menjadi sebuah penyakit berkepanjangan..
aku tak mengerti..
akan keperihan ini yang terlalu tingggi...
entah realitas mana yang ingin kutuntaskan,..
entah bagian mana yang tak sesuai dengan harapanku..
aku tak tahu..
aku terlalu malas sekarang..
bahkan menjai sangat malas
untuk sekedar membaur dan menutupi rasa..
aku tak bisa menyembunyikan lelahku.. sakitku...
aku seperti manusia tanpa hati diantara yang lainnya
bersifat angkuh dan congkak..
aku seperti tak berarti untukku sendiri.
rendah diri bahkan menghantui.
perasaan bersalah..
kesal yang memuncak
sakit yang tak usai
dan ntah kenapa
kenapa aku mendendam...
kenapa sakit ini...
aku tahu,,,
ini sakit dihati..
yang mengakar ditubuh ini..
sakit di hati..
yang aku tak tak mengerti
dimana sebab musabab akibat hati ini.
Langganan:
Komentar (Atom)