siapa yang bilang sendiri itu enak??
siapa yang bilang sendiri itu bebas??
andai saja bisa, aku ingin sekali mengulang waktu . .
ingin merasakan lagi kebersamaan itu . .
aku hidup dalam rantauan . .
dan aku tak setegar kalian . .
aku yang terbiasa dengan keramaian . .
dengan jeritan-jeritan . .
dengan tugas yang menumpuk . . .
aku ingin disini, didampingi keluargaku . .
satu, satu saja tak mengapa . .
kakak,,, dulu aku bersama kak is ku disini . .
berbagi canda tawa, berbagi makanan . .
apapun yang kuinginkan selalu kakak penuhi . .
saat aku ingin jalan-jalan . .
kakak selalu menuruti . .
saat saat kakak memainkan gitarnya . .
saat kami bernyanyi bersama . .
saat kami menjadi gila . . .
aku rindu itu . . .
sahabat . . . kenapa kalian yang hidup bersama keluarga kandung malah merasa tersakiti?
dia kakakmu, dia ayukmu, dia sedarah denganmu . . . cobalah kukuhkan tali keluarga kalian . .
mungkin kalian tak seberuntung aku, yang saling mencintai sesama adik-kakak-ayuk-mamak-ayah . . . mungkin kalian kurang terbuka . . tapi coba rasakan dengan hatimu . .
kalian yang dibesarkan ibu yang sama, menyusui dari satu ibu, makan di rumah satu meja . . coba lihat dan ingat kembali masa kecil, saat saying adikmu menghampiri, saat saying kakakmu menuntunmu . .
aku ingat, kasih saying adikku satu-satunya . . adik adalah temanku bertengkar, temanku mengiri, aku ingat satu kejadian yang paling berkesan dalam hidupku...yang membuatku slalu menyayangi adikku, membuatku slalu memaafkan kesalahan-kesalahannya . .
aku yang berumur 9 tahun adalah seorang gadis kecil yang pemabuk . . maka saat dikapal jetfoil, perjalann pulang dari Palembang ke Bangka (belinyu) aku terbaring tak berdaya dikapal. . situasi sangat sepi kala itu, sehingga banyak kursi kosong, membuatku bebas baring . .orangtuaku duduk diblakang bangku ku, mereka yang tahu aku pemabuk sudah terbiasa dengan kondisi ini.
saat aku terbaring tak berdaya itulah, adik kecilku yang baru berusia lima tahun dating menghampiriku , , memberiku minuman . . aku yang tak berdaya hanya bisa terdiam . .aku tak berbicara . .aku mengambil minuman yang disodorkannya . . hebatnya lagi, adik kecilku itu langsung meraba-raba dahi ku, seakan memeriksa keadaanku,, perlahan dia menggosok-gosok tanganku , , memijitku . . aku hanya diam . . dan saat itulah, seorang kakak berusia 9 tahun, di obati, dirawat oleh seorang adik berusia 5 tahun. .
sekarang adik kecilku telah remaja . . ucapannya sering kali kasar, ada persaingan diantara kami . . namun bagaimanapun, dia adik kecil yang merawatku.. karenanya aku selalu memaafkannya . . sebesar apapun dia melukaiku, aku slalu merindukannya . . .
ayuk tertuakupernah bilang " mengalah dan mengertilah kepada adek, dia sedang labil, kamu tahu, kelak dia akan bercerita kepadamu, hanya kamulah tempat dia curhat, tempat dia berbagi, tempat dia mengadu"
dan itu benar . . . remajanya kini, dia hanya bercerita kepadaku, dia bercerita tentang sahabatnya, gurunya, dia percaya aku,,membuatku merasa bagaimana indahnya menjadi kakak, menjadi tempat curhat adikku . . .
aku sayang adek,, , , setiap kali merasakan makanan yang enak, hanya adek yang ada dipikiranku, setiap lihat sesuatu yang bagus, baju, atau apapun itu, selalu adek yang ada dibenakku . . adek sangat suka makan . . dirumah, kami selalu berebutan, bertengkar gara-gara makanan . . .aku ingat, saat bulan pertama aku tinggal dipalembang, aku jalan-jalan dengan kak is. kami melewati pizza hut,, sebuah makanan yang sangat diidam-idamkan adekku. .. sudah 4 tahun lamanya adek berkata ingin makan pizza,, maka dengan segera saat akan pulang, kubelikan pizza berukuran besar untuknya . .
walau saat pulang, pizza itu telah dingin, tapi dia menikmatinya . . dia tersenyum bahagia . . berteriak-teriak "pizza . . .." hahaha
ayuk janji dek,, kelak kalau adek ke Palembang, kita beli pizza, makan pizza yang masih hangat, bukan yang dingin dan tak lagi nikmat itu . .
ayuk janji dek . . . . >,<
bersambung :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar