Ny. Agustra
hanya insan biasa istri dari Ozi Agustra Ummi dari Alfatih El Adzra hanya ingin berbagi rasa, untuk lebih kuat di dunia ini.... menemani adzra hingga masanya nanti diary manusia kosong berjejak
Senin, 09 Februari 2026
ES
aku berhenti ya.
kali ini, saya bercerita tentang diri saya.
sejujurnya aku pernah mencoba untuk membuka hati untuk seseorang yangg pernah mendekatiku. Tapi lalu kemudian dia menjauh, meningggalkanku dalam kehampaan.
pernah ingin bertanya, selama ini dia selalu ada, bahkan saat abi adzra ada, dia masih menjadi sosok yang paling kupercaya.
kemudian semua itu berubah dan menghilang, ketika abi adzra pergi. Dia ikut pergi. ntahllah, apa tidak nyaman berteman dengan seorang janda. atau mungkin takut menikahi dan jatuh hati pada seorang janda. wkwkwk. agak menyakitkan sih. menyakitkan banget memang.
aq saja heran terhadap diriku. kenapa susah sekali rasanya untuk melepaskan jeratan dari kedua orang ini.
kadangkala aku berpikir dia menyukaiku, namun kadangkala dia menyakitiku. dan ketika dia menyakitiku, aku kembali marah kepada abi adzra, kenapa dia meninggalkanku sehingga aku harus mencari orang lain, harus menyayangi orang yang menyakitiku.
aku sendiri bingung dengan diriku sendiri. rasanya orangorang tersebut sudah menyakitiku, namun kenapa aku masih mudah memaafkan orang2 yang menyakitiku, bahkan bisa kembali menyukai mereka, seolah rasa sakitku kemarin bukan apa2.
dia merendahkanku, dia tidak pernah menghargaiku, dia menyakitiku, dia tidak menyayangiku, dia tidak menginginkanku, aku tau itu. aku pernah merasa sangat kecewa padanya. namun kenapa, aku masih saja terpaku pada kebaikannya yang dulu, dibandingkan rasa kecewa penuh yang ia berikan ini.
aku lelah.
tapi kenapa, sulit untuk ku membuka hati.
aku selalu berpikir, orang yang akan ku kenal ini belum tentu sebaik abi, belum tentu sebaik dia. aku khwatir orang baru ini tingkahnya, aku takut dkecewakan dengan perilaku yang tidak baik.
aku takut, takut menyukai namun kemudian terjatuh lagi.
ku beranikan diri untuk menyampaikan rasaku, dan yah aku ditolak. tapi aku tak lagi kecewa tak jatuh sedalam kemarin2, perlahan, rasanya memang cukup untukku rasakan bahwa dia tak layak untuk ku cintai setulus hati.
hari ini akan ku kenang, bahwa aku pernah mencoba membuka hati. bukan hanya mencoba, namun aku menggantungkan harapan dan hidupku di dunia padanya. tapi aku di tolak, hari ini akan ku kenang.
hari ini, dia kehilangan aku yang setulus hati mengharapkannya. meskipun mungkin dia tak merasa kehilangan, karena aku bukan apa2 lagi matanya, tapi setidaknya aku tau, dia kehilangan aku.
ya, aku. aku yang dimataku selalu menjaga diriku, aku yang selalu baik, aku yang tidak penyayang, aku yang lembut dan manja, aku yang berusaha mengerti, ya aku.
dan aku percaya aku baik. karmaku baik, karena itu jodohku juga baik. aku percaya, abi adzra memilihku karena nilai diriku, karena berulang kali dia selalu memilihku.
maka aku, berhenti untuk mengharap orang yang tak layak untukku berikan hati ini. E.s
Sabtu, 18 Oktober 2025
hati Anakku
Jumat, 17 Oktober 2025
Tentang Alfatih El Adzra
dear anakku,
Alfatih El Adzra
terimakasih telah menjadi pribadi yang baik hati, lembut dan penyayang.
terimakasih untuk pikiran, perasaan, perhatian yang telah kau beri.
terimakasih untuk hatimu nak.
5 Tahun 7 bulan
Umi bahagia untuk melihatmu tumbuh dan berkembang hingga saat ini.
Nak,
tumbuhlah bahagia tanpa harus memikirkan banyak hati.
tumbuhlah bahagia dengan hatimu tanpa harus menyenangkan banyak hati
tumbuhlah bahagia dan ucapkan apa yang kau ingini,
tumbuhlah nak, ada banyak ruang untuk kita berdiskusi,
tanpa harus mengorbankan hatimu sendiri.
Tak ada yang salah dengan keinginan hati,
Tak harus merasa bersalah dengan apa yang terjadi,
Tak perlu mengalah karena perasaan umi dan abi.
hingga kau dewasa dan menua nanti, jangan kau pendam sendiri,
kamu tak sendiri, ada banyak tempat untukmu berbagi
kamu tak sendiri, tak harus menyenangkan banyak hati
selalu ada ruang untuk kita berdiskusi.
selalu ada jalan untuk bersama kita lalui.
Tumbuh bahagia anakku,
Terimakasih untuk hatimu.
Jumat, 04 Juli 2025
hai kamu,
kanebo kering....
aku tidak tau harus bagaimana,
setidaknya kamu harus memberikan suatu jawaban bukan.
ah, apa mungkin aku yang salah lagi T.T
jika ini aku dijaman dahulu, tentu aku akan berikar
tapi ini aku dijaman ini, yang sudah lelah untuk bermain api seperti masa remaja.
bukankah jika kamu benar maka kamu akan mencoba menghampiri
dan jika kamu tak ingin bukankah seharusnya kamu pergi berpamitan.
usia dewasa ini bukanlah usia pergi tanpa pamit
harusnya kamu tau itu.
Senin, 23 Juni 2025
kadangkala mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu,
tak ada jawabannya.
aku tau, bisa menggunakan analisa swot, tapi...
saat ini...
hanya ada kebingungan, kesedihan dan ratapan.
aku tak tau kurangnya dimana, yang aku tau ada hormon datang bulan dan hormon lelah yang saling bertarung.
aku lelah,
aku ingin berhenti sejenak dari semua keriuhan yang ada saat ini